Fatwa – Gambar Makhluk Bernyawa di Buku-buku

Fatwa – Gambar Makhluk Bernyawa di Buku-buku

Oleh : al-Lajnah ad-Daa`imah lil Buhuts al-‘Ilmiyyah wal Ifta`

 

 

Pertanyaan:

Bagaimana sikap seorang muslim terhadap gambar-gambar (makhluk bernyawa, pent) untuk penjelas yang ada pada buku-buku pelajaran, kitab-kitab ilmiyyah dan majalah Islami yang bermanfaat? dikarenakan gambar-gambar ini mesti ada untuk menjelaskan dan mendekatkan pemahaman.

 

Jawaban:

Menggambar makhluk bernyawa hukumnya harom secara mutlak berdasarkan keumuman hadits-hadits yang ada tentang hal tersebut, dan gambar-gambar bernyawa tersebut tidaklah sangat penting dalam menjelaskan pelajaran, bahkan hal tersebut hanyalah perkara penyempurna saja untuk menambah penjelasan. Dan di sana dan yang selainnya terdapat cara-cara menjelaskan yang dengannya memungkinkan untuk mencukupkan dari gambar-gambar dalam memahamkan para murid dan pembaca.

 

Dan telah berlalu bagi manusia zaman dimana mereka tidak membutuhkannya dalam mengajarkan dan menjelaskan. Dan bersamaan dengan itu, mereka jadi lebih kuat ilmunya daripada kita dan lebih banyak menghasilkan. Meninggalkan gambar-gambar tidaklah memudhorotkan mereka dalam pelajaran mereka, tidak pula mengurangi pemahaman mereka terhadap apa-apa yang dimaksudkan, dan tidak pula mengurangi waktu dan pemikiran mereka dalam menguasai ilmu-ilmu dan menghasilkannya.

 

Oleh karena itu, tidak boleh bagi kita melakukan apa yang diharamkan oleh Alloh dari menggambar yang menurut persangkaan kita bahwa hal tersebut adalah sangat dibutuhkan, dan hal tersebut bukanlah sesuatu yang sangat dibutuhkan berdasarkan kesaksian yang nyata tidak dibutuhkannya hal tersebut sejak zaman yang panjang.

 

Wa billahit Taufiiq, wa shollallohu ‘ala Nabiyyina Muhammad, wa Aalihi wa Shohbihi wa sallam.

 

al-Lajnah ad-Daa`imah lil Buhuts al-‘Ilmiyyah wal Ifta`

 

Ketua : Abdul Aziz bin Baz

Wakil Ketua : Abdur Rozzaq Afifi

Anggota : Abdulloh bin Ghudayyan

Anggota : Abdulloh bin Qu’ud

 

***

 

[Diterjemahkan dari Fatawa al-Lajnah ad-Daa`imah lil Buhuts al-‘Ilmiyyah wal Ifta` 2/380 dalam al-Maktabah asy-Syamilah v.2]

 

السؤال الثاني من الفتوى رقم (2677):

س2: ما موقف المسلم من الصور التوضيحية التي في الكتب الدراسية، والكتب العلمية والمجلات الإسلامية النافعة، مع أنه لا بد من وجود هذه الصور للتوضيح وتقريب الفهم.

 

ج2: تصوير ذوات الأرواح حرام مطلقا؛ لعموم الأحاديث التي وردت في ذلك وليست ضرورية للتوضيح في الدراسة، بل هي من الأمور الكمالية لزيادة الإيضاح، وهناك غيرها من وسائل الإيضاح يمكن الاستغناء بها عن الصور في تفهيم الطلاب والقراء، وقد مضى على الناس قرون وهم في غنى عنها في التعليم والإيضاح وصاروا مع ذلك أقوى منا علما وأكثر تحصيلا، وما ضرهم ترك الصور في دراستهم، ولا نقص من فهمهم لما أرادوا ولا من وقتهم وفلسفتهم في إدراك العلوم وتحصيلها، وعلى هذا لا يجوز لنا أن نرتكب ما حرم الله من التصوير لظننا أنه ضرورة، وليس بضرورة لشهادة الواقع بالاستغناء عنه قرونا طويلة.

 

وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد ، وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

 

عضو // عضو // نائب رئيس اللجنة // الرئيس //

 

عبد الله بن قعود // عبد الله بن غديان // عبد الرزاق عفيفي // عبد العزيز بن عبد الله بن باز //

 

Satu Tanggapan

  1. موضوع قيم بارك الله فيك

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: