Fatwa – Sikap Terhadap Dauroh-dauroh Syubhat

[Diterjemahkan dari rekaman Dauroh Masyayikh Madinah di Kebun Teh Wonosari Lawang – Malang Juli 2007. File : syaikh ibrohim 7.mp3 >> 43:15 – 46:25]

 

Fatwa – Sikap Terhadap Dauroh-dauroh Syubhat

Oleh : asy-Syaikh Ibrohim bin ‘Amir ar-Ruhaili –hafidzohulloh

 

 

Pertanyaan:

Syaikhuna barokallohu fiikum, tidak samar bagi anda bahwa ada sebagian masyayikh dari al-Mamlakah (Saudi) datang ke negeri kami, mengadakan dauroh-dauroh ilmiyyah atau syar’iyyah dan tarbawiyyah yang diselenggarakan oleh sebagian yayasan. Oleh karena kami harus tetap berpegang dengan manhaj as-salafush sholeh, dan terkadang ada di antara dauroh-dauroh ini fikroh (pemikiran) yang menyebabkan fitnah takfir atau yang semisalnya, maka apa sikap kami terhadap dauroh-dauroh ini? Dan apa dhowabith untuk mengetahui bahwa seseorang itu adalah takfiri atau hizbi?

 

Jawaban:

Manusia itu ditimbang dengan al-Kitab dan as-Sunnah, sebagaimana yang dikatakan Syaikhul Islam, Ahlus Sunnah menimbang manusia dengan al-Kitab, as-Sunnah dan ijma’ dan tidak menimbang manusia dengan negeri-negeri. Semua yang datang dari Saudi maka ia adalah orang yang benar, ‘aalim atau orang yang datang dari negeri tertentu adalah salah, tidak. Manusia ditimbang dengan al-Kitab dan as-Sunnah.

 

Jika datang orang yang berdakwah kepada bid’ah, takfir, atau memberontak kepada al-Jama’ah (pemerintah yang sah, pent), atau kepada maksiat, maka ini tidak usah didengarkan. Dan jangan diberi tempat -dalam kondisi ada kemampuan- untuk menlontarkan syubhat-syubhat kepada kaum muslimin.

 

Jika seseorang tidak memiliki kemampuan untuk mencegah mereka, maka sedikitnya ia tidak usah hadir dan ia melarang orang yang di bawah kepemimpinannya dari hadir kepada ahli syubuhat wal bida’, karena tidak boleh bagi seorang muslim untuk mendengar perkataan orang-orang yang menyimpang.

 

Dan perkara Ahlus Sunnah dari yang selain mereka tidaklah samar, Ahlus Sunnah berdakwah kepada al-Kitab dan as-Sunnah, dan berdakwah kepada iman dan cabang-cabang keimanan, mendengar dan taat kepada pemerintah, birrul walidain, menyebarkan kebaikan, dan menegakkan agama.

 

Dan orang yang memiliki penyimpangan-penyimpangan berdakwah kepada sebagian penyimpangan-penyimpangannya. Maka sebagian mereka menyerukan untuk memberontak kepada pemerintah dan membicarakan masalah ini siang dan malam. Dan sebagian mereka memperhatikan berdakwah kepada manusia dengan fadhoil a’mal dan tidak mementingkan dakwah kepada aqidah dan tidak pula menyebarkan ilmu. Maka mereka memiliki kekurangan dan mereka adalah orang-orang bodoh, seperti kondisi jama’ah tabligh.

 

Maka sepatutnya bagi para thullabul ilmi untuk mentahdzir orang-orang dari mereka. Dan aku menasehati ikhwah kaum muslimin di negeri ini, jika yang terjadi atau yang datang itu telah datang ke negeri ini, agar mereka kembali kepada para thullabul ilmi. Dan di negeri ini ada para thullabul ilmi mutamakkinin yang banyak, yang mereka mengajar dengan ta’shil, mengajarkan aqidah dan dikenal orang-orang. Maka kembalilah kepada para thullabul ilmi yang mereka bisa membedakan antara yang Ahlus Sunnah dari yang selain mereka. Na’am.

 

***

 

[Diterjemahkan dari rekaman Dauroh Masyayikh Madinah di Kebun Teh Wonosari Lawang – Malang Juli 2007. File : syaikh ibrohim 7.mp3 >> 43:15 – 46:25]

Satu Tanggapan

  1. afwan akhi,……..

    apakah hal ini berkaitan dengan daurahnya Syaikh nasir bin Abdul Karim Al Aql yang diadakan oleh Al Binaa’ atau daurahnya Syaikh Abdullah & Muhammad Al Mar’i yang diadakan ex LJ, syukran

    bukan, para masyayikh yang antum sebutkan di atas dikenal ke-salafiyahannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: