Fatwa – Hadiah Dari Bank

[Diterjemahkan dari rekaman Dauroh Masyayikh Madinah di Kebun Teh Wonosari Lawang – Malang Juli 2007. File : syaikh ibrohim 5.mp3 >> 125:19 – 127:00]

Fatwa – Hadiah Dari Bank

Oleh : asy-Syaikh Ibrohim bin ‘Amir ar-Ruhaili –hafidzohulloh

Pertanyaan:

Fadhilatusy Syaikh barokallohu fiikum, seseorang mendapatkan hadiah dari salah satu bank ribawi, yakni hadiah mobil, apakah ia mengambilnya?

Asy-Syaikh:

Bagaimana hadiah? Kenapa mereka memberi hadiah? Lillah (karena Alloh) begitu?

Penanya:

Tidak tidak, yakni ia memiliki nomor rekening dan setiap tahun yakni diundi.

Asy-Syaikh:

Ini termasuk jenis bunga, sebagai ganti dari apa yang mereka berikan kepada seseorang atas uang yang ditabungnya sebagai bunga, mereka menyebutnya hadiah. Sehingga mereka menggiring orang-orang untuk membuat rekening pada mereka kemudian memberikan bunga ini. Maka orang yang menabung uangnya di bank tidak boleh baginya mengambil bunga, baik itu dinamakan hadiah atau yang selainnya karena ini termasuk jenis bunga.

Adapun jika hadiah itu telah diberikan kepadanya dan dia tidak memintanya, maka hukumnya adalah hukum bunga, ia dibersihkan dengan memberikannya pada orang yang membutuhkan, tidak dengan niat shodaqoh.

Penanya :

Kalau begitu para jama’ah haji di Indonesia semuanya yakni menabung sebelum… yakni pada pembayaran ini di bank ribawi…

Asy-Syaikh :

Ala kulli haal, rekening, orang-orang sekarang ini membutuhkannya. Keadaan seseorang menyimpan hartanya di bank, orang-orang membutuhkannya pada banyak muamalah mereka. Sehingga barangsiapa yang mampu untuk menyimpan hartanya di bank yang tidak ribawi maka ini yang wajib. Dan jika ia tidak mampu dan menabung uangnya di bank ribawi ini dan ia tidak mencari bunga, kemudian ia menghitungnya (bunganya) lalu menghabiskannya (yakni bukan untuk keperluan pribadi, tapi dihabiskan seperti dengan menyumbangkannya untuk pembangunan jalan, WC umum, dll. -pent).

***

[Diterjemahkan dari rekaman Dauroh Masyayikh Madinah di Kebun Teh Wonosari Lawang – Malang Juli 2007. File : syaikh ibrohim 5.mp3 >> 125:19 – 127:00]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: